Membangkitkan Kepemimpinan dan Kesadaran Gender Perempuan di Lubuk Gadang, Solok Selatan

Sumatera Barat merupakan salah satu lumbung penghasil energi terbarukan (renewable energy) di Indonesia. Salah satunya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) Lubuk Gadang di Kabupaten Solok Selatan yang dioperasikan oleh PT. Selo Kencana Energi (SKE). Pada 2017, perusahaan ini mendapatkan dukungan pendanaan dari MCA-Indonesia untuk mengembangkan kapasitas pembangkit melalui Program Kemakmuran Hijau.

Program ini secara khusus harus memberikan manfaat untuk masyarakat dalam mengembangkan aktivitas pemberdayaan masyarakat setempat. Jorong (Dusun) Lubuak Rasak dan Taluak Aia Putiah merupakan dua lokasi yang mendapatkan pengaruh langsung dari keberadaan perusahaan. Untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, dikembangkan skema Program Kemitraan dimana akan dibangun kerjasama antara masyarakat dan perusahaan dengan mempertimbangkan keterlibatan perempuan di dalamnya.

Dalam proses penyiapan Program Kemitraan yang dilakukan oleh Bintari, didapati bahwa kurangnya akses informasi dan pengetahuan bagi masyarakat khususnya perempuan merupakan salah satu akar masalah di wilayah ini yang mempengaruhi tingkat perkembangan ekonomi masyarakat. Selain itu, masih rendahnya tingkat partisipasi perempuan dalam dalam perencanaan pembangunan ekonomi lokal juga signifikan dirasakan.

Atas kondisi tersebut, Bintari berusaha untuk meyakinkan kelompok perempuan mengenai peran penting perempuan dalam pembangunan ekonomi lokal salah satunya melalui Pelatihan Gender dan Kepemimpinan.

Pelatihan dilakukan dengan durasi waktu dua jam pada 7-9 Desember 2017. Selama tiga hari, para peserta melakukan analisis gender dan mengembangkan konsep diri terhadap kepemimpinan. Para peserta menemukan bahwa; terdapat perbedaan upah bagi perempuan petani serta pola pendidikan terhadap anak secara khusus masih dilakukan tanpa mempertimbangkan kesetaraan gender. Anak laki-laki tidak diajari untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah sebagaimana diungkapkan Ibu Darma.

Di akhir pelatihan, perempuan dari kedua Jorong menyadari bahwa makna kepemimpinan perempuan dalam rumah tangga adalah dimana perempuan dapat mengambil keputusan mengenai hal terbaik bagi keluarga, dimulai dari pemenuhan gizi keluarga hingga mendidik anak atas kesadaran gender.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *